BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Dalam
makalah ini kami akan mencoba membahas salah satu perangkat yang di gunakan
dalam jaringan komputer itu sendiri
yaitu REPEATER.
B. Rumusan Masalah
1.
Apa pengertian repeater itu?
2.
Apa saja perangkat utama repeater ?
3.
Apa manfaat repeater ?
4.
Apa kelebihan dan kekurangan repeater?
C. Tujuan Penulisan
1.
Untuk mengetahui pengertian repeater.
2.
Untuk mengetahui perangkat utama
repeater.
3.
Untuk mengetahui Manfaat repeater.
4.
Untuk mengetahui kelebihan dan
kekurangan repeater.
BAB II
PEMBAHASAN TENTANG REPEATER
A.
PENGERTIAN
REPEATER
Repeater
atau yang dalam bahasa Indonesia sering disebut juga sebagai Penguat Sinyal. Di
jaman teknologi sekarang yang semakin maju dengan pesat ini juga membuat
beberapa teknologi pendukung mau tidak mau harus mengimbangi kemajuan teknologi
tersebut. Perkembangan ini terutama dapat kita rasakan di bidang
telekomunikasi. Pada jaman dahulu komunikasi memiliki begitu banyak kendala,
namun sekarang ini komunikasi serasa semakin dimudahkan dengan adanaya berbagai
teknologi komunikasi.
Diantaranya
adalah majunya bidang telekomunikasi melalui telepon, baik telepon kabel maupun telepon
selular. Namun tentu saja yang sangat pesat kita rasakan adalah perkembangan
teknologi telepon genggam yang semakin canggih. Sekarang ini hanya dengan
bermodalkan sebuah telepon genggam dengan harga yang sangat terjangkaupun kita
mampu berkomunikasi dengan banyak orang di berbagai penjuru dunia secepat
kilat.
Pengertian
Repeater secara umum adalah sebuah perangkat elektronik yang berfungsi sebagai
penguat sinyal. Perangkat elektronik ini akan bekerja dengan cara menangkap
sinyal, dan kemudian menmancarkannya kembali dengan kekuatan yang lebih besar
sehingga sinyal tersebut mampu ditangkap oleh penerima lain dalam area yang
lebih luas.
B.
SEJARAH
SINGKAT TENTANG REPEATER
Perangkat
Repeater ini pada mulanya digunakan oleh para tentara pada jaman dahulu untuk
keperluan perang. Di sini para tentara menggunakan perangkat repeater ini untuk
meregenerasi pengiriman pesan melalui telegraf.
Di kemudian hari seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin maju. Repeater mulai digunakan untuk bedang komunikasi yang lain seperti di bidang telekomunikasi telepon dan pengiriman data. Dan pada masa sekarang ini sistem perangkat repeater banyak digunakan di bidang telekomunikasi telepon seluler tanpa kabel.
Di kemudian hari seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin maju. Repeater mulai digunakan untuk bedang komunikasi yang lain seperti di bidang telekomunikasi telepon dan pengiriman data. Dan pada masa sekarang ini sistem perangkat repeater banyak digunakan di bidang telekomunikasi telepon seluler tanpa kabel.
Dalam
pengertian repeater sebagai penguat sinyal telepon genggam, alat ini akan
bekerja dengan menangkap sinyal komunikasi dari pemancar, lalu akan kembali
memancarkan sinyal tersebut kepada perangkat penerima yang lainnya seperti
perangkat telepon genggam.
C.
PERANGKAT
UTAMA REPEATER
Secara
umum sebuah perangkat repeater akan terdiri dari 3 baguan utama, yaitu
penerima, penguat, dan pengirim.
Ø Penerima
sinyal. Penerima sinyal adalah bagian dari perangkat repeater yang berfungsi
sebagai penerima sinyal dari pemancar lainnya. Penerima sinyal ini bisa berupa
antena penerima sinyal.
Ø Penguat
sinyal. Penguat sinyal adalah bagian dari perangkat repeater yang berfungsi
untuk menguatkan sinyal yang telah diterima sebelumnya oleh penerima sinyal.
Dengan diperkuat, maka sinyal nantinya akan mampu dipancarkan kembali dengan
lebih kuat.
Ø Pemancar
sinyal. Pemancar atau pengirim sinyal adalah bagian dari perangkat repeater
yang berfungsi untuk kembali memancarkan atau mengirimkan sinyal yang
sebelumnya telah diterima oleh penerima sinyal, dan telah diperkuat oleh
penguat sinyal. Di sini pemancar sinyal akan memancarkan kembali sinyal kepada
perangkat repeater lainnya, atau pemancar lainnya, atau langsung kepada
perangkat telepon seluler tanpa kabel yang ada di area pemancar ini.
D.
MANFAAT
REPEATER
Sesuai
dengan fungsi dan pengertian repeater di atas, maka tentu saja perangkat
repeater ini memiliki banyak keunggulan atau manfaat. Beberapa manfaat dari
adanya perangkat repeater ini diantaranya adalah :
Ø Mempermudah
proses pengiriman sinyal.
Ø Mempermudah
pengguna telepon seluler mendapatkan sinyal.
Ø Memperlancar
komunikasi antara pengguna telepon seluler nirkabel walaupun dari jarak yang
sangat jauh.
Ø Mempermudah
pengiriman data ataupun informasi dari berbagai perangkar dengan jarak jauh.
Ø Pengiriman
informasi menjadi lebih sederhana.
Ø Tidak
perlu membangun jaringan kabel yang sangat panjang.
E.
JENIS
JENIS REPEATER
1. Repeater - GSM (Global System
for Mobile Communication)
Repeater
GSM yaitu sebuah perangkat repeater yang bersifat digital berguna untuk
menangkap sinyal telepon seluler, kemudian memperkuat sinyalnya, dan terakhir
mengirimkan atau kembali sinyal tersebut. Repeater GSM bekerja dengan cara
memanfaatkan gelombang mikro dan sistem pengiriman sinyal yang dibagi
berdasarkan waktu. Sistem GSM menggunakan band pass filter yang bekerja pada
frekuensi 800 MHz – 1800 MHz.
2. Repeater CDMA (Code Division
Multiple Access)
Repeater
CDMA yaitu sebuah teknologi repeater yang pertama kali digunakan pada oleh
tentara Inggris untuk melawan pasukan Jerman yang ingin mengacaukan
transmisinya pada masa Perang Dunia ke-2. CDMA memiliki kualitas penerimaan
sinyal yang tidak begitu baik dibandingkan dengan GSM. Repeater ini bekerja
dengan menggunakan band pass filter di frekuensi 800 MHz.
3. Repeater 3G (Third - Generation
Technology)
Repeater
3G yaitu sebuah teknologi yang paling mutakhir di bidang telekomunikasi.
Teknologi 3G ini mengacu pada perkembangan teknologi telepon seluler tanpa
kabel generasi ke-3. Dengan teknologi 3G ini pengguna tidak hanya bisa
berkomunikasi dengan sangat baik, namun juga dapat menggunakan teknologi ini
untuk mengakses internet dengan sangat baik dan sangat cepat. Karena teknologi
ini mampu mengirimkan informasi tidak hanya berupa suara, melainkan juga berupa
gambar diam dan gambar bergerak (video) dengan sangat baik dan cepat.
F.
KARAKTERISTIK
DAN CARA KERJA REPEATER
Karakteristik
Repeater.
·
Mempunyai kelemahan tidak dapat melakukanfilter
traffic jaringan.
·
Data yang masuk ke port repeater akan
tersebar ke segmen-segmen jaringan LAN tanpa memperhitungkan apakah data dibutuhkan
atau tidak.
Cara Kerja Repeater.
Repeater
pada umumnya diletakkan disuatu tempat ketinggian ,antena manapun ditinggikan
lagi yang biasanya diletakkan diatas tower sehingga jangkauan pancaran akan
lebih jauh. Semakin tinggi letak repeater, maka akan lebih jauh pula daya
jelajahnya. Seringnya repeater diletakkan disuatu lokasi yang tinggi
misalnya di puncak Gunung, atau Bukit , Antennanya pun di instalasikan
ditower yang cukup tinggi.
Memperkirakan
jarak jangkau repeater, secara sangat sederhana adalah dengan melihat area dari
lokasi tsb dengan mata kita, bila yang terlihat sangat luas, maka hampir dapat
dipastikan, sejauh mata kita memandang, sampai sanalah area yang dapat
dicover oleh repeater itu, ( Line Of Sight ) Mengingat keterbatasan daya
pandang, dapat saja coveragenya lebih jauh dari pandangan kita.
Peformance sebuah repeater dipengaruhi pula oleh ,daya pancar repeater, sensitivitas, sertasel; ektivitas dari repeater itu sendiri.
Peformance sebuah repeater dipengaruhi pula oleh ,daya pancar repeater, sensitivitas, sertasel; ektivitas dari repeater itu sendiri.
Untuk
meningkatkan kekuatan pancaran, selain meletakkan repeater pada tempat
yang tinggi, maka digunakan pula Antenna dengan penguatan ( gain ) yang besar.
Contoh
cara kerja Repeater
Repeater bekerja
pada level physical layer dalam model jaringan OSI, Tugas utama dari repeater
adalah menerima sinyal dari satu kabel LAN dan memancarkannya kembali kekabel
LAN yang lain.
Pada
jaringan wireless, repeater diletakkan pada gedung-gedung yang tinggi, menara
pemancar, atau dipuncak gunung. hal ini bertujuan agar sinyal yang diterima
dapat dipancarkan dan diterima dengan baik, dengan adanya repeater, jarak
gelombang yang dapat ditempuh oleh jaringan wireless juga semakin jauh.
G.
BAGIAN
BAGIAN REPEATER
Ø Receiver
(penerima) biasa disebut RX.
Ø Transmitter
(pemancar) disebut juga TX.
Ø COR
(Carrier Operated Relay), bagian ini yang mengatur transmitter untuk segera
memancar bersamaan saat bagian RX menerima informasi,dan memutuskan kembali
pancaran saat sinyal informasi selesai atau terputus.
Ø Duplexer
adalah alat yang dapat menyatukan bag RX dan TX yang sekaligus menjadi filter
dan penyekat antara RX dan TX sehingga frekwensi RX dan TX dapat bekerja
bersamaan tanpa saling ganggu sehingga memungkinkan kita untuk menggunakan satu
bh antenna saja untuk menerima sekaligus memancarkannya kembali.
Ø Power
supply adalah catu daya tegangan searah yang menyupply arus listrik keseluruh
peralatan tsb.
Ø Coaxial
atau saluran transmisi biasa disebut Coaxial / Heliax sebagai pembawa daya ke
antenna.
Ø Antenna
berfungsi menerima pancaran dan memancarkan, serta merubah daya RF
menjadi
gelombang elektro magnet dan memancarkannya kembal
H.
KEUNTUGAN
DAN KERUGIAN REPEATER
Keuntungan menggunakan
repeater nirkabel
adalah bahwa hal itu dapat meningkatkan kekuatan sinyal nirkabel tanpa harus
memindahkan komputer atau router. Semakin jauh komputer adalah dari router
nirkabel terhubung ke sinyal lemah nirkabel akan cenderung lemah. Sinyal yang
lemah dapat mengakibatkan konektivitas lambat atau intermiten. Menempatkan
repeater nirkabel di beberapa titik antara komputer dan router terhubung ke
dapat memungkinkan komputer untuk menerima sinyal yang lebih kuat, yang
menyebabkan kinerja yang lebih baik di Internet. Microsoft menganjurkan
memasang repeater nirkabel sebagai solusi untuk meningkatkan jaringan nirkabel.
Manfaat
menggunakan repeater nirkabel adalah bahwa hal itu dapat membantu
mengurangi dampak penghalang yang dapat mempengaruhi koneksi nirkabel /
wireless. Benda-benda fisik dapat melemahkan sinyal wireless, dan benda
logam padat seperti pintu, lemari arsip dan peralatan dapat memberikan dampak
terutama merugikan pada konektivitas wireless. Menempatkan repeater di lokasi
yang tepat dapat membantu mengatasi hambatan signal wireless.
Sebuah
repeater nirkabel bukanlah solusi termurah untuk meningkatkan sinyal nirkabel
yang lemah, karena Anda harus membeli repeater itu sendiri dan akan menggunakan
listrik. Cukup memindahkan komputer dekat ke router atau memindahkan router
lebih dekat ke komputer dapat memiliki dampak yang menguntungkan yang sama
tanpa biaya.
Kerugian
menggunakan repeater nirkabel adalah bahwa hal itu mungkin tidak
meningkatkan kekuatan sinyal sebanyak yang diinginkan. Jika repeater tidak
kompatibel dengan perangkat keras jaringan nirkabel Anda saat ini, kekuatan
sinyal bisa menderita atau repeater mungkin tidak bekerja sama sekali.
Microsoft merekomendasikan bahwa pengguna membeli peralatan jaringan nirkabel
dari perusahaan yang sama untuk memastikan kompatibilitas dan memaksimalkan
kinerja.
Hub
adalah perangkat penghubung yang memiliki banyak port biasanya 5-8 hub yang
dapat ditumpuk dan pada bagian belakangnya terdapat dua port untuk
menghubungkan antar hub menurut pengelolaanya hub dibagi menjadi dua ,yaitu:
·
Manageable hub, yaitu hub yang bisa
dikelola melalui software
·
Unmanageable hub, yaitu hub yang tidak
bisa dikelola melalui software.
·
Kelebihan Hub adalah memungkinkan
pengguna untuk berbagi pada jalur yang sama, memiliki banyak port (4 sampai 24
port ditambah 1 untuk ke server atau hub yang lain.)
·
Kekurangan Hub adalah karena dapat
berbagi jalur yang sama maka kecepatan komunukasinya juga harus dibagi dengan
hub lainya.
Bridge
adalah perangkat yang menghubungkan beberapa jaringan LAN yang terpisah kedalam
satu jaringan yang lebih besar.
Kelebihan
bridge adalah:
·
Dapat menghubungkan tipe jaringan yang
berbeda seperti Ethernet dan Fast Ethernet atau tipe jaringan yang
sama
·
Bridge dapat memetakan alamat Ethernet
dari setiap node yang ada pada masing-masing segmen jaringan dan hanya
memperbolehkan proses pengiriman data yang diperlukan oleh bridge.
·
Dapat menentukan segmen tujuan dan
sumber. Jika segmennya sama paket akan ditolak apabila segmennya berbeda akan
diteruskan ke segmen tujuanya.
·
Dapat mencegah pesan rusak untuk tak
menyebar keluar dari satu segmen.
Kekurangan
bridge adalah tidak memperbolehkan melakukan proses pengiriman selain proses
pengiriman data yang dibutuhkan oleh bridge dan tidak dapat menentukan segmen
dan sumber jika segmenya sama.
Switch
adalah perangkat jaringan yang beroprasi dilapisan data link. Menurut
pembagianya switch dapat dibagi menjadi dua arsitektur yaitu:
·
Switch Cut Through adalah saat paket
dating switch hanya memperhatikan alamat tujuanya sebelum melanjutkan ke segmen
tujuan sehingga memiliki kelebihan dari segi kecepatan.
·
Switch Store and Forward adalah menerima
dan menganalisa seluruh isi paket sebelum meneruskan ke tujuan atau kebalikanya
dari switch cut through. Sehingga untuk memeriksa satu paket membutuhkan waktu
yang cukup lama tetapi hal ini dapat mendeteksi kerusakan pada satu paket agar
tidak mengganggu jaringan.
·
Kelebihanya adalah kecepatan transfer
data yang lebih cepat dibandingkan dengan shared network pada hub dan dapat
memeriksa dan menganalisa seluruh paket sebelum diteruskan ke tujuan.
·
Kekuranganya yaitu membutuhkan waktu
yang cukup lama untuk memeriksa suatu paket
Router
adalah suatu perangkat yang menghubungkan jaringan computer ke jaringan
lain.
·
Kelebihanya adalah dapat menyaring
proses data dan dapat membagi jaringan menjadi beberapa subnet sehingga hanya
proses yang ditujukan untuk IP address tertentu yang bisa mengalir dari satu
segmen ke segmen lainya.
·
Kekuranganya adalah setiap proses
pengiriman data harus menggunakan IP address.
Istilah
repeater berasal dengan telegrafi dan dirujuk
ke elektromekanis perangkat yang digunakan untuk meregenerasi sinyal
telegraf. Penggunaan istilah ini di terapkan pada telepon dan telekomunikasi.
Dalam telekomunikasi , repeater istilah
memiliki arti standar berikut:
·
Sebuah analog perangkat yang memperkuat input sinyal terlepas
dari alam (analog atau digital ).
·
Sebuah digital perangkat yang
memperkuat, membentuk ulang, atau melakukan kombinasi dari salah satu fungsi
pada sinyal input digital untuk transmisi ulang.
·
Karena repeater bekerja dengan sinyal
fisik yang sebenarnya, dan jangan mencoba untuk menginterpretasikan data yang
di kirim. Repeater bekerja pada lapisan fisik, di lapisan pertama dari model
OSI.
·
Kelebihannya dapat memperkuat sinyal.
·
Kekurangannya repeater harus di
tempatkan di tempat yang tinggi
J.
GAMBAR
REPEATER DAN PENDUKUNG
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Tak dapat dipungkiri
lagi, saat ini, komunikasi bergerak memainkan peran yang semakin signifikan
dalam memenuhi kebutuhan telekomunikasi, khusunya mobile system. Saat ini
jumlah pengguna telepon mencapai angka ±1 milyar dan angka ini melampaui jumlah
pengguna jaringan telepon tetap. Sehingga pada saat itu komunikasi wireless
akan merupakan modal akses teknologi yang dominan.
B. Saran
Penulis
menyadari banyak sekali kekurangan dalam penyusunan makalah ini. Oleh karena
itu,penulis menerima segala kritik dan saran yang bersifat membangun demi
kesempurnaan makalah ini.
DAFTAR
PUSTAKA
http://pacarita.com/keuntungan-kerugian-menggunakan-repeater-pada-jaringan-nirkabel.html
trimakasih kak.. tugas kelompok kami terselesaikan.
BalasHapusizin mengutip isi makalahnya yah untuk tugas :)
BalasHapusterima kasih
thks kk
BalasHapusizin untuk mengutip isi dari makalahnya
BalasHapusmkash sebelumnya
Makasih atas isi makalahnya gan,
BalasHapusoke banget gan
BalasHapuslampu servis hp