Jumat, 21 November 2014

MAKALAH REPEATER JARINGAN KOMPUTER



BAB I

PENDAHULUAN


A.    Latar Belakang

Dalam makalah ini kami akan mencoba membahas salah satu perangkat yang di gunakan dalam jaringan komputer  itu sendiri yaitu REPEATER.

B.     Rumusan Masalah

1.      Apa pengertian repeater itu?
2.      Apa saja perangkat utama repeater ?
3.      Apa manfaat repeater ?
4.      Apa kelebihan dan kekurangan repeater?

C.    Tujuan Penulisan

1.      Untuk mengetahui pengertian repeater.
2.      Untuk mengetahui perangkat utama repeater.
3.      Untuk mengetahui Manfaat repeater.
4.      Untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan repeater.


BAB II

PEMBAHASAN TENTANG REPEATER


A.      PENGERTIAN REPEATER
Repeater atau yang dalam bahasa Indonesia sering disebut juga sebagai Penguat Sinyal. Di jaman teknologi sekarang yang semakin maju dengan pesat ini juga membuat beberapa teknologi pendukung mau tidak mau harus mengimbangi kemajuan teknologi tersebut. Perkembangan ini terutama dapat kita rasakan di bidang telekomunikasi. Pada jaman dahulu komunikasi memiliki begitu banyak kendala, namun sekarang ini komunikasi serasa semakin dimudahkan dengan adanaya berbagai teknologi komunikasi.
Diantaranya adalah majunya bidang telekomunikasi melalui telepon, baik telepon kabel maupun telepon selular. Namun tentu saja yang sangat pesat kita rasakan adalah perkembangan teknologi telepon genggam yang semakin canggih. Sekarang ini hanya dengan bermodalkan sebuah telepon genggam dengan harga yang sangat terjangkaupun kita mampu berkomunikasi dengan banyak orang di berbagai penjuru dunia secepat kilat.
Pengertian Repeater secara umum adalah sebuah perangkat elektronik yang berfungsi sebagai penguat sinyal. Perangkat elektronik ini akan bekerja dengan cara menangkap sinyal, dan kemudian menmancarkannya kembali dengan kekuatan yang lebih besar sehingga sinyal tersebut mampu ditangkap oleh penerima lain dalam area yang lebih luas.

B.       SEJARAH SINGKAT TENTANG REPEATER
Perangkat Repeater ini pada mulanya digunakan oleh para tentara pada jaman dahulu untuk keperluan perang. Di sini para tentara menggunakan perangkat repeater ini untuk meregenerasi pengiriman pesan melalui telegraf.

Di kemudian hari seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin maju. Repeater mulai digunakan untuk bedang komunikasi yang lain seperti di bidang telekomunikasi telepon dan pengiriman
data. Dan pada masa sekarang ini sistem perangkat repeater banyak digunakan di bidang telekomunikasi telepon seluler tanpa kabel.
Dalam pengertian repeater sebagai penguat sinyal telepon genggam, alat ini akan bekerja dengan menangkap sinyal komunikasi dari pemancar, lalu akan kembali memancarkan sinyal tersebut kepada perangkat penerima yang lainnya seperti perangkat telepon genggam.

C.      PERANGKAT UTAMA REPEATER
Secara umum sebuah perangkat repeater akan terdiri dari 3 baguan utama, yaitu penerima, penguat, dan pengirim.
Ø  Penerima sinyal. Penerima sinyal adalah bagian dari perangkat repeater yang berfungsi sebagai penerima sinyal dari pemancar lainnya. Penerima sinyal ini bisa berupa antena penerima sinyal.
Ø  Penguat sinyal. Penguat sinyal adalah bagian dari perangkat repeater yang berfungsi untuk menguatkan sinyal yang telah diterima sebelumnya oleh penerima sinyal. Dengan diperkuat, maka sinyal nantinya akan mampu dipancarkan kembali dengan lebih kuat.
Ø  Pemancar sinyal. Pemancar atau pengirim sinyal adalah bagian dari perangkat repeater yang berfungsi untuk kembali memancarkan atau mengirimkan sinyal yang sebelumnya telah diterima oleh penerima sinyal, dan telah diperkuat oleh penguat sinyal. Di sini pemancar sinyal akan memancarkan kembali sinyal kepada perangkat repeater lainnya, atau pemancar lainnya, atau langsung kepada perangkat telepon seluler tanpa kabel yang ada di area pemancar ini.

D.    MANFAAT REPEATER
Sesuai dengan fungsi dan pengertian repeater di atas, maka tentu saja perangkat repeater ini memiliki banyak keunggulan atau manfaat. Beberapa manfaat dari adanya perangkat repeater ini diantaranya adalah :
Ø  Mempermudah proses pengiriman sinyal.
Ø  Mempermudah pengguna telepon seluler mendapatkan sinyal.
Ø  Memperlancar komunikasi antara pengguna telepon seluler nirkabel walaupun dari jarak yang sangat jauh.
Ø  Mempermudah pengiriman data ataupun informasi dari berbagai perangkar dengan jarak jauh.
Ø  Pengiriman informasi menjadi lebih sederhana.
Ø  Tidak perlu membangun jaringan kabel yang sangat panjang.

E.     JENIS JENIS REPEATER
1. Repeater - GSM (Global System for Mobile Communication)
Repeater GSM yaitu sebuah perangkat repeater yang bersifat digital berguna untuk menangkap sinyal telepon seluler, kemudian memperkuat sinyalnya, dan terakhir mengirimkan atau kembali sinyal tersebut. Repeater GSM bekerja dengan cara memanfaatkan gelombang mikro dan sistem pengiriman sinyal yang dibagi berdasarkan waktu. Sistem GSM menggunakan band pass filter yang bekerja pada frekuensi 800 MHz – 1800 MHz.
2. Repeater CDMA (Code Division Multiple Access)
Repeater CDMA yaitu sebuah teknologi repeater yang pertama kali digunakan pada oleh tentara Inggris untuk melawan pasukan Jerman yang ingin mengacaukan transmisinya pada masa Perang Dunia ke-2. CDMA memiliki kualitas penerimaan sinyal yang tidak begitu baik dibandingkan dengan GSM. Repeater ini bekerja dengan menggunakan band pass filter di frekuensi 800 MHz.

3. Repeater 3G (Third - Generation Technology)
Repeater 3G yaitu sebuah teknologi yang paling mutakhir di bidang telekomunikasi. Teknologi 3G ini mengacu pada perkembangan teknologi telepon seluler tanpa kabel generasi ke-3. Dengan teknologi 3G ini pengguna tidak hanya bisa berkomunikasi dengan sangat baik, namun juga dapat menggunakan teknologi ini untuk mengakses internet dengan sangat baik dan sangat cepat. Karena teknologi ini mampu mengirimkan informasi tidak hanya berupa suara, melainkan juga berupa gambar diam dan gambar bergerak (video) dengan sangat baik dan cepat.

F.     KARAKTERISTIK DAN CARA KERJA REPEATER

Karakteristik Repeater.
·           Mempunyai kelemahan tidak dapat melakukanfilter traffic jaringan.
·           Data yang masuk ke port repeater akan tersebar ke segmen-segmen jaringan LAN tanpa memperhitungkan apakah data dibutuhkan atau tidak.
Cara Kerja Repeater.
Repeater pada umumnya diletakkan disuatu tempat ketinggian ,antena manapun ditinggikan lagi yang biasanya diletakkan diatas tower sehingga jangkauan pancaran akan lebih jauh. Semakin tinggi letak repeater, maka akan lebih jauh pula daya jelajahnya. Seringnya repeater diletakkan disuatu lokasi yang  tinggi misalnya di puncak Gunung, atau Bukit , Antennanya pun  di instalasikan ditower yang cukup tinggi.
Memperkirakan jarak jangkau repeater, secara sangat sederhana adalah dengan melihat area dari lokasi tsb dengan mata kita, bila yang terlihat sangat luas, maka hampir dapat dipastikan, sejauh mata kita memandang, sampai sanalah  area yang dapat dicover oleh repeater itu, ( Line Of Sight ) Mengingat keterbatasan daya pandang, dapat saja coveragenya lebih jauh dari pandangan kita.
       Peformance sebuah repeater dipengaruhi pula oleh ,daya pancar repeater, sensitivitas, sertasel; ektivitas dari repeater itu sendiri.
Untuk meningkatkan  kekuatan pancaran, selain meletakkan repeater pada tempat yang tinggi, maka digunakan pula Antenna dengan penguatan ( gain ) yang besar.

Contoh cara kerja Repeater


Repeater bekerja pada level physical layer dalam model jaringan OSI, Tugas utama dari repeater adalah menerima sinyal dari satu kabel LAN dan memancarkannya kembali kekabel LAN yang lain.
Pada jaringan wireless, repeater diletakkan pada gedung-gedung yang tinggi, menara pemancar, atau dipuncak gunung. hal ini bertujuan agar sinyal yang diterima dapat dipancarkan dan diterima dengan baik, dengan adanya repeater, jarak gelombang yang dapat ditempuh oleh jaringan wireless juga semakin jauh. 

G.    BAGIAN BAGIAN REPEATER

Ø  Receiver (penerima) biasa disebut RX.
Ø  Transmitter (pemancar) disebut juga TX.
Ø  COR (Carrier Operated Relay), bagian ini yang mengatur transmitter untuk segera memancar bersamaan saat bagian RX menerima informasi,dan memutuskan kembali pancaran saat sinyal informasi selesai atau terputus.
Ø  Duplexer adalah alat yang dapat menyatukan bag RX dan TX yang sekaligus menjadi filter dan penyekat antara RX dan TX sehingga frekwensi RX dan TX dapat bekerja bersamaan tanpa saling ganggu sehingga memungkinkan kita untuk menggunakan satu bh antenna saja untuk menerima sekaligus memancarkannya kembali.
Ø  Power supply adalah catu daya tegangan searah yang menyupply arus listrik keseluruh peralatan tsb.
Ø  Coaxial atau saluran transmisi biasa disebut Coaxial / Heliax sebagai pembawa daya ke antenna.
Ø  Antenna berfungsi menerima pancaran dan memancarkan, serta merubah daya RF
menjadi gelombang elektro magnet dan memancarkannya kembal

H.    KEUNTUGAN DAN KERUGIAN REPEATER
Keuntungan menggunakan repeater nirkabel adalah bahwa hal itu dapat meningkatkan kekuatan sinyal nirkabel tanpa harus memindahkan komputer atau router. Semakin jauh komputer adalah dari router nirkabel terhubung ke sinyal lemah nirkabel akan cenderung lemah. Sinyal yang lemah dapat mengakibatkan konektivitas lambat atau intermiten. Menempatkan repeater nirkabel di beberapa titik antara komputer dan router terhubung ke dapat memungkinkan komputer untuk menerima sinyal yang lebih kuat, yang menyebabkan kinerja yang lebih baik di Internet. Microsoft menganjurkan memasang repeater nirkabel sebagai solusi untuk meningkatkan jaringan nirkabel.
Manfaat menggunakan repeater nirkabel adalah bahwa hal itu dapat membantu mengurangi dampak penghalang yang dapat mempengaruhi koneksi nirkabel /  wireless. Benda-benda fisik dapat melemahkan sinyal wireless, dan benda logam padat seperti pintu, lemari arsip dan peralatan dapat memberikan dampak terutama merugikan pada konektivitas wireless. Menempatkan repeater di lokasi yang tepat dapat membantu mengatasi hambatan signal wireless.
Sebuah repeater nirkabel bukanlah solusi termurah untuk meningkatkan sinyal nirkabel yang lemah, karena Anda harus membeli repeater itu sendiri dan akan menggunakan listrik. Cukup memindahkan komputer dekat ke router atau memindahkan router lebih dekat ke komputer dapat memiliki dampak yang menguntungkan yang sama tanpa biaya.
Kerugian menggunakan repeater nirkabel adalah bahwa hal itu mungkin tidak meningkatkan kekuatan sinyal sebanyak yang diinginkan. Jika repeater tidak kompatibel dengan perangkat keras jaringan nirkabel Anda saat ini, kekuatan sinyal bisa menderita atau repeater mungkin tidak bekerja sama sekali. Microsoft merekomendasikan bahwa pengguna membeli peralatan jaringan nirkabel dari perusahaan yang sama untuk memastikan kompatibilitas dan memaksimalkan kinerja.


*        HUB
Hub adalah perangkat penghubung yang memiliki banyak port biasanya 5-8 hub yang dapat ditumpuk  dan pada bagian belakangnya terdapat dua port untuk menghubungkan antar hub menurut pengelolaanya hub dibagi menjadi dua ,yaitu:

·         Manageable hub, yaitu hub yang bisa dikelola  melalui software
·         Unmanageable hub, yaitu hub yang tidak bisa dikelola melalui software.
·         Kelebihan Hub adalah memungkinkan pengguna untuk berbagi pada jalur yang sama, memiliki banyak port (4 sampai 24 port ditambah 1 untuk ke server atau hub yang lain.)
·         Kekurangan Hub adalah karena dapat berbagi jalur yang sama maka kecepatan komunukasinya juga harus dibagi dengan hub lainya.

*        BRIDGE

Bridge adalah perangkat yang menghubungkan beberapa jaringan LAN yang terpisah kedalam satu jaringan yang lebih besar.
Kelebihan bridge adalah:
·         Dapat menghubungkan tipe jaringan yang berbeda seperti Ethernet dan Fast Ethernet atau tipe jaringan yang sama
·         Bridge dapat memetakan alamat Ethernet dari setiap node yang ada pada masing-masing segmen jaringan dan hanya memperbolehkan proses pengiriman data yang diperlukan oleh bridge.
·         Dapat menentukan segmen tujuan dan sumber. Jika segmennya sama paket akan ditolak apabila segmennya berbeda akan diteruskan ke segmen tujuanya.
·         Dapat mencegah pesan rusak untuk tak menyebar keluar dari satu segmen.

Kekurangan bridge adalah tidak memperbolehkan melakukan proses pengiriman selain proses pengiriman data yang dibutuhkan oleh bridge dan tidak dapat menentukan segmen dan sumber jika segmenya sama.

*        SWITCH

Switch adalah perangkat jaringan yang beroprasi dilapisan data link. Menurut pembagianya switch dapat dibagi menjadi dua arsitektur yaitu:
·         Switch Cut Through adalah saat paket dating switch hanya memperhatikan alamat tujuanya sebelum melanjutkan ke segmen tujuan sehingga memiliki kelebihan dari segi kecepatan.
·         Switch Store and Forward adalah menerima dan menganalisa seluruh isi paket sebelum meneruskan ke tujuan atau kebalikanya dari switch cut through. Sehingga untuk memeriksa satu paket membutuhkan waktu yang cukup lama tetapi hal ini dapat mendeteksi kerusakan pada satu paket agar tidak mengganggu jaringan.
·         Kelebihanya adalah kecepatan transfer data yang lebih cepat dibandingkan dengan shared network pada hub dan dapat memeriksa dan menganalisa  seluruh paket sebelum diteruskan ke tujuan.
·         Kekuranganya yaitu membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memeriksa suatu paket

*        ROUTER

Router adalah suatu perangkat  yang menghubungkan jaringan computer ke jaringan lain.
·         Kelebihanya adalah dapat menyaring proses data dan dapat membagi jaringan menjadi beberapa subnet sehingga hanya proses yang ditujukan untuk IP address tertentu yang bisa mengalir dari satu segmen ke segmen lainya.
·         Kekuranganya adalah setiap proses pengiriman data harus menggunakan IP address.

*        REPEATER

Istilah repeater berasal dengan telegrafi dan dirujuk ke elektromekanis perangkat yang digunakan untuk meregenerasi sinyal telegraf. Penggunaan istilah ini di terapkan pada telepon dan telekomunikasi.
Dalam telekomunikasi , repeater istilah memiliki arti standar berikut:
·         Sebuah analog perangkat yang memperkuat input sinyal terlepas dari alam (analog atau digital ).
·         Sebuah digital perangkat yang memperkuat, membentuk ulang, atau melakukan kombinasi dari salah satu fungsi pada sinyal input digital untuk transmisi ulang.
·         Karena repeater bekerja dengan sinyal fisik yang sebenarnya, dan jangan mencoba untuk menginterpretasikan data yang di kirim. Repeater bekerja pada lapisan fisik, di lapisan pertama dari model OSI.
·         Kelebihannya dapat memperkuat sinyal.
·         Kekurangannya repeater harus di tempatkan di tempat yang tinggi

J.      GAMBAR REPEATER DAN PENDUKUNG


 

BAB III

PENUTUP

A.    Kesimpulan

Tak dapat dipungkiri lagi, saat ini, komunikasi bergerak memainkan peran yang semakin signifikan dalam memenuhi kebutuhan telekomunikasi, khusunya mobile system. Saat ini jumlah pengguna telepon mencapai angka ±1 milyar dan angka ini melampaui jumlah pengguna jaringan telepon tetap. Sehingga pada saat itu komunikasi wireless akan merupakan modal akses teknologi yang dominan.

B.     Saran

Penulis menyadari banyak sekali kekurangan dalam penyusunan makalah ini. Oleh karena itu,penulis menerima segala kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan makalah ini.


DAFTAR PUSTAKA

http://pacarita.com/keuntungan-kerugian-menggunakan-repeater-pada-jaringan-nirkabel.html


6 komentar: